Perkembangan teknologi sangat terasa di era saat ini, mulai dari aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan berbagai aspek lainnya. Dalam perkembangannya, teknologi di Indonesia memasuki revolusi industri 4.0. Peranan teknologi dalam kehidupan sangatlah besar, untuk itu manusia selalu berupaya meningkatkan perkembangan tekonologi. Dampak yang terasa adalah pada aspek pendidikan di Indonesia, seperti yang dilakukan UNTAN dalam Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University.
IBT UNTAN memiliki beberapa program yang sangat mendukung dalam pengembangan bisnis berbasis teknologi. Saya melihat program-program yang berkualitas diantaranya INKUBASI, FASILITAS, HILIRISASI, dan SINERGI. Dari beberapa program yang sangat berkualitas tersebut, menghasilkan Startups diantaranya angkuts (Jasa Angkutan Sampah Kreatif Berbasis Aplikasi Mobile), berkahbarang.id (Crowdfunding Barang Pendidikan di Daerah Perbatasan dan 3T), dan startup lainnya yang bisa dilihat disini. Hal ini bagi saya, UNTAN benar-benar serius Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University.
Dalam membangun ekosistem digital, diharapkan menjadi kesuksesan kampus dan mahasiswanya. Menjadi Cyber University menjadi tujuan yang ingin diwujudkan salah satu Universitas di Indonesia yaitu Universitas Tanjungpura (UNTAN). Dengan membangun ekosistem digital akan mempermudah segala keperluan kampus, begitu juga dengan mahasiswanya. Pada artikel ini akan dibahas sekilas profil mengenai UNTAN, artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai keseriusan UNTAN dalam Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University dan konsep Cyber yang sangat penting diterapkan.
![]() |
| Universitas Tanjungpura |
Sekilas Profil Universitas Tanjungpura
Universitas Tanjungpura Pontianak berdiri sejak 20 Mei 1959, dan banyak prestasi yang sudah ditorehkan bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga kini Universitas Tanjungpura Pontianak dikenal oleh masyrakat luas disamping sebagai universitas pertama di Kalimantan Barat, juga sebagai institusi preservasi ilmiah memiliki reputasi pendidikan berkualitas. Hampir semua program studi memperoleh peringkat B, bahkan beberapa program studi memperoleh peringkat Akreditasi A. Pada tahun 2019 Universitas Tanjungpura telah memperoleh peringkat Akreditasi Institusi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Jadi orang tua tidak perlu lagi meragukan kualitas pendidikan kalau mandaftarkan anaknya masuk ke Universitas Tanjungpura dan menjadi mahasiswa disini, karen UNTAN telah memperoleh peringkat Akreditasi Institusi A. Universitas Tanjungpura memiliki 95 program studi, 9 fakultas, dengan dosen yang berjumlah 1.011. Jumlah mahasiswa adalah 31.509 dengan jumlah lulusan 66.008. Universitas Tanjungpura sangat concern dengan penelitian, dibuktikan dengan jumlah penelitian yang sangat banyak, yaitu 33.110 penelitian.
Universitas Tanjungpura memiliki mahasiswa yang kompetitif. Saya menemukan banyak prestasi mahasiswa UNTAN di berbagai bidang. Prestasi-prestasi mahasiswa UNTAN yang pernah diraih diantaranya Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Untan Raih Juara 2 Lomba Karya Tulis Tingkat Nasional di Cheminer Fair 2019, Mahasiswa Jurusan Informatika Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Raih Peringkat 3 IndonesiaNEXT 2018, Mahasiswa Kimia FMIPA Juara 3 LKTI Nasional, dan prestasi lainnya yang ada di Universitas Tanjungpura. Tentunya tidak perlu diragukan lagi kualitas mahasiswa di Universitas Tanjungpura yang sangat kompeten dan terbukti dengan perolehan banyak prestasi, dan menjadi kebanggaan tersendiri untuk mahasiswa UNTAN.
Cyber yang sudah dimiliki UNTAN
Saat ini UNTAN sudah memiliki layanan-layanan cyber yang sangat mendukung perkuliahan, layanan cyber yang dimiliki UNTAN diantaranya :
1. Seleksi Calon Mahasiswa Baru (SCMB)
Untuk informasi selengkapnya bisa kunjungi http://scmb.untan.ac.id/
2. Sistem Informasi Akademik (SIAKAD)
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://mahasiswa.siakad.untan.ac.id/
3. E-Learning UNTAN
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://e-learning.untan.ac.id/#programs-section
4. Portal Jurnal Ilmiah UNTAN
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://jurnal.untan.ac.id/
5. Repository Digital UNTAN
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://repository.untan.ac.id/
6. UPT. Perpustakaan Universitas Tanjungpura
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://perpustakaan.untan.ac.id/
7. UPT. TIK UNTAN
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://tik.untan.ac.id/
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://perpustakaan.untan.ac.id/
7. UPT. TIK UNTAN
Untuk informasi selengkapnya kunjungi http://tik.untan.ac.id/
Keseriusan UNTAN dalam Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University
Cyber yang dimiliki UNTAN sebagai langkah keseriusan UNTAN dalam Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University sudah sangat memadai. Sebagai upaya menuju Cyber University, UNTAN membangun ekosistem digital yang sangat mendukung sarana dan prasarana untuk kampus maupun mahasiswanya. Ketika kita mau mendaftarkan diri masuk ke Universitas Tanjungpura, calon mahasiswa baru tidak perlu datang ke kampus untuk melakukan pengisian data pendaftaran. Tetapi melalui Layanan Cyber UNTAN yaitu Seleksi Calon Mahasiswa Baru (SCMB) yang bisa diakses disini. Menurut saya, hal ini sangatlah efektif jika diterapkan karena dengan melakukan pendaftaran online akan membuat waktu semakin efisien.
Untuk mahasiswa UNTAN, ada satu Layanan Cyber yang dapat diakses untuk melakukan pelayanan akademik tanpa harus mendatangi ruangan akademik. Mahasiswa dapat membuka SIAKAD, dengan layanan ini mahasiswa yang ingin melakukan pelayanan ke akademik tidak harus datang ke kampus, cukup buka Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Kegiatan tiap mahasiswa berbeda dan tentunya dengan menggunakan Layanan SIAKAD, mahasiswa tetap bisa melakukan pelayanan meskipun mendatangi ruangan akademik.
Penggunaan media belajar jarak jauh juga diterapkan UNTAN, dalam perkuliahan mayoritas menggunakan metode belajar tatap muka langsung di dalam kelas. Namun, beda dengan Universitas Tanjungpura yang menggunakan pembelajaran daring (dalam jaringan) melalui E-Learning UNTAN. Meskipun penggunaan media belajar daring, tetapi hal tersebut tidak menurunkan kualitas mahasiswa Universitas Tanjungpura. Untuk menuju Cyber University, layanan-layanan kampus juga harus berbasis penggunaan teknologi, dan UNTAN melakukan langkah yang tepat untuk menuju Cyber University.
Ketika mahasiswa akan melakukan penelitian, UNTAN sangat concern mengenai penelitian, sehingga tidak diragukan lagi banyak jurnal-jurnal artikel yang disediakan melalui layanan Portal Jurnal Ilmiah UNTAN. Mahasiswa bisa menggunakan literatur untuk mengembangkan tulisannya. Membangun Ekosistem Digital diperlukan layanan-layanan kampus yang memadai dan mendukung sarana dan prasarana kegiatan di kampus seperti yang sudah dilakukan Universitas Tanjungpura. Membangun ekosistem digital untuk menunjang kualitas mahasiswanya supaya memiliki daya saing dan berkompeten.
Selain Layanan Cyber diatas, masih ada beberapa layanan yang bisa digunakan mahasiswa untuk mempermudah kegiatan perkuliahan diantaranya Repository Digital UNTAN, UPT. Perpustakaan Universitas Tanjungpura, dan UPT. TIK UNTAN. Untuk informasi selengkapnya bisa dilihat di untan.ac.id. Keseriusan UNTAN juga termasuk dalam bidang ekonomi, saya menemukan ada Inkubator Bisnis Teknologi (IBT). Hal ini membuktikan bahwa UNTAN serius Membangun Ekonomi Digital Menuju Cyber University, dengan adanya program IBT UNTAN.
![]() |
| IBT UNTAN |
IBT UNTAN memiliki beberapa program yang sangat mendukung dalam pengembangan bisnis berbasis teknologi. Saya melihat program-program yang berkualitas diantaranya INKUBASI, FASILITAS, HILIRISASI, dan SINERGI. Dari beberapa program yang sangat berkualitas tersebut, menghasilkan Startups diantaranya angkuts (Jasa Angkutan Sampah Kreatif Berbasis Aplikasi Mobile), berkahbarang.id (Crowdfunding Barang Pendidikan di Daerah Perbatasan dan 3T), dan startup lainnya yang bisa dilihat disini. Hal ini bagi saya, UNTAN benar-benar serius Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University.
Pentingnya Konsep Cyber
Menjadi Cyber University merupakan tujuan yang ingin diwujudkan Universitas Tanjungpura dengan membangun ekosistem digital. Melihat situasi dan kondisi saat ini, Indonesia sedang dilanda pandemi covid-19. Hal ini membuktikan betapa pentingnya menerapkan konsep cyber dalam perkuliahan. Saya melihat bahwa ternyata konsep belajar jarak jauh E-Learning terbukti penting dan efektif diterapkan saat musim wabah ini. Tidak hanya pembelajaran jarak jauh saja, namun pelayanan cyber lainnya sangat mendukung ketika terjadi saat seperti ini, mahasiswa tidak perlu ke kampus, cukup diam dirumah dan melakukan pembelajaran dari rumah. UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University, membangun pendidikan tanpa menurunkan kualitas mahasiswanya. Tetap maju, kembangkan, dan pertahankan. Universitas Tanjungpura.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar