Jumat, 22 Mei 2020

Siklus Bisnis (BUSINESS CYCLE) Kondisi Perekonomian



   Hallo Assalamu'alaikum semua.. kembali lagi di blog Dunia Ekonomi. Nah kali ini saya bakal membahas siklus bisnis. Bagaimana siklus bisnis di perekonomian itu?? Pada kondisi seperti apa? Langsung aja kita kupas satu per satu mengenai siklus bisnis. Check it out..
   
Sumber: Siklus Bisnis

1.         Kondisi perekonomian pada saat mencapai titik puncak
-          Kinerja ekonomi mencapai tingkat yang maksimum
Ciri-cirinya:
a.       Pencapaian GDP Potensial
-Kapasitas digunakan secara penuh
-Kelebihan permintaan faktor produksi dibanding penawaran
b.   Tekanan Inflasi
     - Banyak uang, permintaan produk meningkat, sedang penawaran produk relatif stabil. Bisa terjadi ketidakseimbangan permintaan dan penawaran, sehingga inflasi meningkat.
c.   Kemungkinan ledakan ekonomi
     - permintaan sangat tinggi sehingga GDP yang dihasilkan melebihi GDP potensialnya.
d. Pergeseran kurva
     Ketika perekonomian mencapai titik puncak, kurva AD akan bergeser ke kanan.

2.    Kondisi perekonomian saat di titik lembah
            -Kinerja ekonomi pada tingkat minimum
            Ciri-cirinya:
a.       Pencapaian GDP tidak Potensial
• kapasitas produksi tidak digunakan secara penuh, cenderung menganggur
• kelebihan permintaan faktor penawaran dibanding produksi
            b.   Tekanan Deflasi
- orang-orang tidak memiliki uang, permintaan produk menurun, sedangkan penawaran produk cenderung meningkat. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran → bisa menyebabkan Deflasi

c.  Kelesuan ekonomi
      - permintaan sangat rendah sehingga GDP yang dihasilkan dibawah GDP potensialnya. Resiko tinggi yang diakibatkan karena pelaku ekonomi merasa takut berinvestasi karena tidak adanya keyakinan atau keberhasilan usaha.
d.  Pergeseran kurva
     Ketika perekonomian mencapai titik lembah, kurva AD akan bergeser ke kiri.
           
3.    Kondisi perekonomian saat ekspansi
       -Kinerja ekonomi mengalami kenaikan
       Ciri-cirinya:
a.       Pencapaian GDP Potensial
- GDB riil dan produksi industri tumbuh
b.   Tekanan Inflasi.
             - Perekonomian biasanya menunjukkan overheating karena inflasi naik.
       c.    Kemungkinan ledakan ekonomi
             -Ledakan ekonomi terjadi pada periode ketika pertumbuhan ekonomi mulai menguji batasnya sebelum mencapai puncaknya.
d.   Pergeseran kurva
      Ketika perekonomian mengalami ekspansi, kurva AD akan bergeser ke kanan.

4.    Kondisi perekonomian saat kontraksi
       - Kinerja ekonomi mengalami penurunan
       Ciri-cirinya:
a.       Pencapaian GDP tidak Potensial
-Kapasitas yang digunakan mengalami penurunan
-Tingginya produksi tidak diikuti dengan tingginya konsumsi, sehingga adanya penumpukan stok barang.
            b.  Tekanan Inflasi
                 -Harga-harga komoditas menurun drastis, bisa mempengaruhi tingkat pendapatan dan laba perusahaan rendah. Akibatnya biaya produksi tidak tertutup karena biaya produksi tinggi dan harga menjadi naik, sehingga  jumlah produksi rendah. Serta menambah jumlah pengangguran.
          c.   Kelesuan ekonomi
- permintaan sangat rendah sehingga GDP yang dihasilkan menurun dari GDP potensialnya.
d.  Pergeseran kurva
      ketika perekonomian mengalami kontraksi (resesi), kurva AS akan bergeser ke kiri.
         
    Itulah siklus bisnis yang biasanya terjadi dalam perekonomian, ada empat kondisi perekonomian pada siklus bisnis dengan pembahasan yang tertuang didalamnya. Enjoyy..
         Terima kasih telah mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar